Rabu, 27 Juli 2011

Remaja dan Anemia

Sebagai remaja, kita tentunya punya seabreg kegiatan: sekolah dari pagi sampai siang, diterusin dengan kegiatan ekskul sampai sore; belum lagi kalau ada les atau kegiatan tambahan: bahasa Inggris, piano, berenang, main basket dan masih banyak lagi. Semua kesibukan itu sering bikin kita nggak sempat makan, apalagi mikir komposisi dan kandungan gizi dari makanan yang masuk ke tubuh kita. Akibatnya, kita sering merasa kecapaian, lemas, dan tidak bertenaga. Akan tetapi, kondisi cepat capai dan lemas tadi bisa juga disebabkan oleh anemia, atau yang dalam bahasa sehari-hari disebut kurang darah.

Pada orang sehat, butir-butir darah merah mengandung hemoglobin, yaitu sel darah merah bertugas membawa oksigen serta zat gizi lain seperti vitamin dan mineral ke otak dan ke jaringan dan organ tubuh lain. Anemia terjadi bila jumlah sel darah merah secara keseluruhan atau jumlah hemoglobin dalam darah merah berkurang. Dengan berkurangnya hemoglobin ataupun darah merah tadi, tentunya kemampuan sel darah merah untuk membawa oksigen ke seluruh tubuh berkurang. Akibatnya tubuh kita juga kurang mendapat pasokan oksigen, yang menyebabkan tubuh lemas dan cepat lelah.

Jenis anemia yang paling sering ditemui adalah kekurangan zat besi, yang terjadi bila kita kehilangan banyak darah dari tubuh, (baik karena pendarahan luka maupun karena menstruasi) ataupun karena makanan yang kita konsumsi kurang mengandung zat besi. Infeksi cacing tambang, malaria ataupun disentri juga bisa menyebabkan kekurangan darah yang parah. Ada beberapa tahap sampai tubuh kita kekurangan zat besi. Mula-mula, simpanan zat besi dalam tubuh menurun. Dengan menurunnya zat besi, produksi hemoglobin dan sel darah merah pun berkurang.
 
Selain kekurangan zat besi, masih ada dua jenis lagi anemia yang sering terjadi pada anak-anak dan remaja. Aplastic anemia terjadi bila sel yang memproduksi butir darah merah (terletak pada sumsum tulang belakang) tidak dapat menjalankan tugasnya. Hal ini dapat terjadi karena infeksi virus, radiasi, kemoTerapi Otak atau obat tertentu. Sedangkan jenis berikutnya adalah haemolytic anemia, yang terjadi ketika sel darah merah hancur secara dini, lebih cepat dari kemampuan tubuh untuk memperbaruinya. Penyebab haemolytic anemia ini pun bermacam-macam, bisa bawaan seperti thalassemia atau sickle cell anemia. Pada kasus lain, seperti misalnya reaksi atas infeksi atau obat-obatan tertentu, sel darah merah dirusak sendiri oleh antibodi di dalam tubuh kita.

Anemia tidak menular, akan tetapi tetap berbahaya. Remaja berisiko tinggi menderita anemia, khususnya kurang zat besi, karena remaja mengalami pertumbuhan yang sangat cepat. Dalam pertumbuhan tubuh membutuhkan nutrisi dalam jumlah banyak, dan di antaranya adalah zat besi. Bila zat besi yang dipakai untuk pertumbuhan kurang dari yang diproduksi tubuh, maka terjadilah anemia.

Remaja cewek berisiko lebih tinggi terkena anemia daripada cowok. Pertama, karena setiap bulan cewek mengalami menstruasi. Seorang cewek yang mengalami mens yang banyak selama lebih dari lima hari, dikhawatirkan akan kehilangan zat besi (sehingga membutuhkan zat besi pengganti) lebih banyak daripada cewek yang mensnya hanya tiga hari dan sedikit. Alasan kedua adalah karena cewek seringkali jaga penampilan, ingin kurus sehingga berdiet dan mengurangi makan. Diet yang tidak seimbang dengan kebutuhan tubuh akan menyebabkan tubuh kekurangan zat-zat penting seperti zat besi.

Anemia jenis apapun yang diderita, gejala yang menandainya sama, yaitu keletihan. Gejala lain yang mungkin juga muncul adalah warna kekuning-kuningan pada kulit dan bagian putih mata, atau rasa sakit pada tulang.
Kekurangan zat besi menimbulkan beberapa gejala yang tidak terlalu kelihatan jelas, seperti mudah lelah, cepat capai bila berolah raga, sulit konsentrasi, atau mudah lupa. Mengingat hal ini juga biasa dialami oleh orang sibuk yang sehat dan tidak kekurangan zat besi sekalipun, gejala-gejala seperti ini sering luput dari perhatian. Pada umumnya, orang mulai curiga akan adanya anemia bila keadaan sudah makin parah sehingga gejalanya kelihatan lebih jelas, seperti kulit pucat, jantung berdebar-debar, pusing, mudah kehabisan napas ketika naik tangga atau olah raga (karena jantung harus bekerja lebih keras untuk mempompa oksigen ke seluruh tubuh).
Bila kita dicurigai menderita anemia, biasanya dokter akan meminta kita melakukan tes darah di laboratorium untuk menghitung sel darah merah. Tes ini akan menentukan antara lain jumlah, ukuran dan bentuk sel darah merah dan persentase darah merah dalam darah kita. Informasi mengenai hal-hal tadi akan menunjukkan apakah kita menderita anemia.

Kalau kita memang menderita anemia, dokter akan menyelidiki lebih lanjut bagaimana pola makan kita, apakah kita sedang menjalani diet ketat atau olah raga berat. Cewek akan ditanya siklus, lama dan banyaknya menstruasi. Bila pola makan kita baik dan dalam keadaan normal seharusnya tidak membuat kita kekurangan zat besi, maka dokter akan meminta kita melakukan tes lebih lanjut seperti tes tinja, untuk mengetahui apakah kotoran kita berwarna hitam atau mengandung darah. Bila sudah diketahui dengan pasti apa yang terjadi, barulah dokter dapat mengambil tindakan perawatan.

Pengobatan yang dilakukan dokter bermacam-macam tergantung dari jenis dan parahnya anemia yang diderita pasien. Pada tingkat kekurangan zat besi ringan, dokter akan meresepkan obat serta merekomendasikan diet atau pengaturan pola makan khusus. Sedangkan pada anemia yang lebih berat, tindakan yang diambil bisa berupa transfusi darah, pemberian obat atau hormon tertentu yang dapat merangsnag produksi sel darah merah, atau transplantasi sumsum tulang belakang.

Apakah anemia dapat dicegah?

Mungkin atau tidaknya anemia dicegah sangat ditentukan oleh penyebabnya. Saat ini belum ditemukan cara untuk mencegah anemia yang disebabkan karena kelainan darah bawaan. Namun, ada beberapa cara yang dapat ditempuh untuk mencegah anemia karena kekurangan zat besi.
Untuk mencegah kekurangan zat besi, kita sebaiknya mengkonsumsi makanan bergizi seimbang dengan asupan zat besi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Zat besi dapat diperoleh dari daging (terutama daging merah seperti sapi dan kambing), telur, ikan dan ayam, serta hati. Pada sayuran, zat besi dapat ditemukan pada sayuran berwarna hijau gelap seperti bayam dan kangkung, buncis, kacang polong serta kacang-kacangan lain. Perlu kita perhatikan bahwa zat besi yang terdapat pada daging lebih mudah diserap tubuh daripada zat besi pada sayuran atau pada makanan olahan seperti sereal yang diperkuat dengan zat besi.
Selain itu, kita juga harus hati-hati dalam mengkombinasikan makanan, karena ternyata kombinasi tertentu juga dapat mempengaruhi penyerapan zat besi oleh tubuh. Misalnya, minum teh atau kopi bersamaan dengan makan akan mempersulit penyerapan zat besi, sedangkan vitamin C dapat membantu tubuh menyerap zat besi. Dengan demikian, misalnya, akan terasa percuma kalau saat makan siang kita menyantap nasi, semur daging dan sayur bayam sambil minum es teh. Lebih baik, kita pilih es jeruk atau air putih saja.

Nah temen-temen, sekali lagi, untuk memastikan bahwa tubuh kita cukup memperoleh zat besi, kita perlu memperhatikan pola makan kita. Seperti sudah selalu diingatkan, sarapan sangat penting bagi kita, karena sarapan membuat kita punya cukup energi untuk melakukan aktivitas sepanjang hari. Pastikan bahwa menu sarapan kita mengandung cukup zat besi, yang dapat diperoleh dari bahan-bahan seperti di atas. Jangan sampai kita mengalami kekurangan darah atau anemia hanya karena kita malas makan, atau karena kita berdiet ketat demi penampilan tanpa memperhatikan kesehatan. Okay? Salam!

GUNTORO UTAMADI dan PARAMITA MULJONO


{ Dapatkan CD terapi gelombang otak untuk anak hiperaktif , klik link di bawah ini.....}
Sumber : www.gelombangotak.com/anak_hiperaktif.htm

Label: , , ,

Senin, 18 Juli 2011

Percaya Dirikah Kamu ?

  "... Aku berpikir bahwa aku tidak mempunyai kelebihan dalam banyak hal. Aku hanya suka mengamati orang lain dan melihat bahwa teman-teman saya mempunyai banyak kelebihan yang bisa dibanggakan seperti kecantikan, kepandaian, kekayaan dan lain-lain. Sedangkan saya.... apa yang bisa aku banggakan? Tampaknya aku juga tak dapat bergaul dengan cewek, karena setiap kali bertemu dengan mereka, aku merasa bukan cowok ideal yang pantas untuk bergaul dengan cewek, jadi lebih baik aku mengamati saja cewek idamanku dari kejauhan .. Seandainya aku cukup punya kepercayaan diri untuk...."

Ilustrasi di atas seringkali menjadi masalah buat sebagian remaja sehingga terkadang menjadi sangat frustrasi dan putus asa dengan masalah tidak pede (minder) ini. Bagaimana cara kita mengatasi masalah krisis kepercayaan diri ini? Saat diri kita menghadapi sebuah persoalan yang berat, biasanya masalah yang kita hadapi bukan merupakan masalah yang baru. Bisa jadi kita sudah berusaha keras untuk mengatasinya selama bertahun-tahun, dan selama proses tersebut, persoalan itu tetap diliputi oleh "awan gelap" yang berupa perasaan-perasaan negatif baik tentang masalah itu sendiri maupun ketidakberdayaan diri kita untuk mengatasi masalah itu, sehingga kita tidak bisa berpikir dengan jelas mengenai masalah itu.Sebelum beranjak terlalu jauh dengan masalah pede ini, apakah yang dimaksud dengan "diri" itu? Diri bisa didefinisikan sebagai sebuah gambaran tentang fisik, perilaku dan keadaan psikologis/mental kita, di mana setiap individu berbeda-beda dalam penggambarannya. Selain itu juga meliputi cara berpikir, pikiran, tingkah laku serta cita-cita kita yang diadopsi dari orang lain maupun lingkungan di mana kita tinggal.

Berbagai aspek tentang diri saling tergantung satu dengan yang lainnya. Secara bersama mereka menampilkan suatu kesatuan utuh. Dan meski kita berubah dari situasi yang satu ke situasi yang lain, diri tampaknya juga memiliki semacam kontuinitas dan karakteristik tertentu yang menunjukkan ciri khas seseorang. Diri inilah yang sangat berpengaruh terhadap sikap dan perilaku kita sehari-hari, bagaimana kita menghadapi suatu masalah serta langkah apa yang kita ambil untuk mengatasi masalah tersebut.

Dari contoh kasus di atas kita bisa melihat bahwa bila kita berpikir kita mungkin gagal, maka sebenarnya kita telah menyiapkan diri kita untuk gagal. Dan sebaliknya bila kita berpikir bahwa kita bisa, maka kita cenderung sukses. Kepercayaan diri adalah sebuah kondisi di mana kita merasa optimistis dalam memandang dan menghadapi sesuatu dalam hidup kita. Kepercayaan diri ini sangatlah bergantung kepada konsep diri.

Lalu apakah konsep diri itu? Konsep diri adalah gambaran mental diri kita sendiri yang terdiri atas pengetahuan tentang diri kita sendiri, semua harapan kita, dan penilaian terhadap diri kita sendiri. Pengetahuan tentang diri kita adalah informasi yang kita miliki tentang diri kita. Harapan yang kita miliki adalah gagasan kita tentang kemungkinan apa yang kelak di kemudian hari yang kita inginkan dalam kehidupan ini. Penilaian atas diri kita adalah tentang pengukuran kita atas diri kita sendiri dibandingkan dengan apa yang menurut kita dapat dan seharusnya terjadi pada diri kita (kondisi ideal).

Penilaian ini menentukan tingkat harga diri kita. Konsep diri bisa berupa konsep diri negatif dan konsep diri positif. Konsep diri yang negatif dapat menghasilkan ketidakpercayaan diri sedangkan konsep diri yang positif dapat berbuah kepercayaan diri. Adakalanya remaja benar-benar tidak tahu tentang dirinya sendiri, apa kekuatan dan kelemahan yang dimiliki, atau apa yang dia hargai dalam hidupnya. Kondisi ini umum dan normal di antara para remaja. Konsep diri remaja kerap kali menjadi tidak teratur untuk sementara waktu dan ini terjadi pada saat transisi dari peran anak ke peran orang dewasa. Apa yang akan didapatkan oleh seseorang yang mempunyai konsep diri negatif? Yang akan terjadi adalah pembenaran ramalan negatif tentang diri sendiri. Percaya bahwa dirinya tidak dapat mencapai sesuatu apa pun yang berharga dalam hidup ini.

Konsep diri positif bukanlah berarti kebanggaan yang besar tentang diri tetapi lebih berupa penerimaan atas diri kita apa adanya, baik itu kelebihan maupun kelemahan yang dimiliki. Dengan konsep diri yang positif ini maka ia akan dapat menerima dirinya sendiri dan juga orang lain.

Bagaimana kita bisa mengubah konsep diri kita, misalnya dari seseorang yang mempunyai konsep diri negatif menjadi seseorang yang berkonsep diri positif? Konsep diri bukanlah suatu pernyataan yang obyektif tentang diri sendiri tetapi lebih merupakan suatu pandangan yang subyektif. Oleh karena itu, kita bisa mengubah konsep diri tersebut menjadi pengaruh yang baru dan lebih sehat.


Langkah-langkah yang dilakukan untuk mengubah konsep diri tersebut, yaitu:


Langkah pertama: Menetapkan tujuan dalam hidup ini, namun jangan sampai tujuan ini terlalu idealis, berlebihan, dan khawatir akan pengakuan orang lain atas tujuan hidup kita. Tujuan ini bisa bersifat jangka pendek dan jangka panjang, serta bisa bermacam-macam tergantung prioritas dalam kehidupan kita.


Langkah kedua: Mengubah julukan diri kita yang sifatnya negatif dengan julukan yang sifatnya positif, misalnya dari si pemalas menjadi si orang rajin. Hal ini bisa kita lakukan dengan cara mencari informasi baru tentang diri kita dalam berbagai bidang dari teman-teman maupun keluarga kita.


Langkah ketiga: Mengubah wacana diri/pemahaman atas diri kita. Karena wacana diri kita akan membentuk persepsi/pandangan, persepsi ini akan membentuk tindakan kita yang selanjutnya dapat memperkuat konsep diri kita.

Setelah kita melakukan ketiga langkah tersebut, kita akan memperoleh konsep diri yang lebih baik atau konsep diri yang lebih positif. Dan agar kita mampu mengubah konsep diri yang negatif, kita harus berani untuk mendengarkan segala masukan tentang diri kita yang negatif baik dari hasil refleksi/bercermin diri maupun masukan dari orang lain, lalu data-data tersebut kita uji silang/cross check-kan dengan diri kita sendiri, dan kemudian hal ini akan memberikan pemahaman baru atas diri kita, siapakah sebenarnya kita ini....

Akhirnya, setelah ide negatif itu dihancurkan dengan analisis yang kita lakukan atas diri kita sendiri maka kemudian kita harus bertindak sesuai dengan pemahaman baru tersebut. Hal ini akan membawa kita pada pengalaman yang lebih menyenangkan, yang akan memperkuat pemahaman atas diri kita yang baru dan positif. Dan akhirnya kita akan kembali mendapatkan kepercayaan diri yang dulu hilang ataupun yang dulu belum pernah tumbuh dalam diri kita....

So... dengan memahami diri atas segala kelebihan dan kekurangan, kemudian mengatasi kekurangan tersebut, jadilah kita seorang yang mempunyai konsep diri positif dan percaya diri!

Nur Rokhmah Hidayati dan Guntoro Utamadi PKI Pusat

( Dapatkan DVD general brainwave kumpulan semua audio gelombang otak, klik link di bawah ini.......}
Sumber : www.gelombangotak.com/General-Brainwave_Kumpulan_Semua_Audio_gelombang_Otak.htm

Label: , , ,

Minggu, 17 Juli 2011

Misteri Si Bulu

Pernah nggak lihat cowok yang selain berkumis dan brewokan, juga berbulu lebaat sekali, di dada, di kaki dan tangan? Atau, cewek yang, walaupun samar-samar, seperti berkumis? Normal nggak sih? Banyak di antara kita yang sibuk menumbuhkan bulu gara-gara tubuhnya terlalu “mulus”, sementara sebagian lagi kerepotan menghilangkan bulu. Sebetulnya perlu atau nggak sih mencukur bulu tubuh, di dada, di ketiak dan bahkan di kemaluan, baik sebagian maupun seluruhnya? Curhat minggu ini akan membahas tuntas masalah seputar bulu tubuh, dan semoga membuat Mas Bulu dan Mbak Kumis lebih memahami tubuh mereka.

Asal muasalnya, fungsi rambut dan bulu adalah untuk melindungi pemiliknya dari cuaca dan tantangan alami lain. Oleh karena itu kalau kita perhatikan, pertumbuhan rambuta dan bulu kita sedikit lebih cepat kalau kita berada di udara yang jauh lebih dingin daripada yang biasa kita hadapi.
Beberapa obat-obatan seperti yang digunakan untuk keluarga berencana, hormon dan anabolic steroid juga bisa membuat bulu tubuh tumbuh lebih cepat dan lebat dari biasanya. Selain itu, berbulu banyak atau tidak juga ditentukan oleh faktor genetis. Laki-laki dan perempuan keturunan daerah Mediterania seperti Italia, Spanyol dan Yunani, juga Arab dan India, cenderung berbulu lebih lebat daripada keturunan Asia Timur dan Tenggara.

Masalah dengan Bulu

Pada kondisi tertentu, bulu tubuh dapat menjadi masalah yang sangat besar bagi pemiliknya, misalnya dalam kasus hirsutisme, yaitu keadaan tumbuhnya bulu secara berlebihan di muka, dada dan punggung. Walaupun kasus ini dapat terjadi pada cowok maupun cewek, biasanya terasa lebih mengganggu bila dialami cewek. Cewek yang mengalami hirsutisme, wajah, dada dan punggungnya ditumbuhi bulu berwarna gelap, yang berbeda dengan bulu-bulu halus yang biasa tumbuh di atas bibir, pipi atau rambut “bayi” yang ada di seluruh tubuh.

Menurut para ahli, hirsutisme terjadi karena folikel rambut yang sangat sensitif terhadap hormon jantan, yaitu yang disebut  hormon androgen, atau dapat disebabkan karena meningkatnya kadar hormon ini dalam tubuh pemiliknya. Peningkatan kadar hormon ini dapat disebabkan oleh adanya tumor.

Karena itulah, kita terutama para cewek, harus segera berTerapi Otak dengan dokter kalau tiba-tiba bulu tubuhnya tumbuh dengan lebat dan cepat, atau suara menjadi lebih dalam, apalagi bila disertai dengan menstruasi yang tidak teratur atau tidak menstruasi sama sekali. Terapi Otak yang akan diberikan dokter bervariasi tergantung dari tingkat keparahannya, namun pada dasarnya adalah untuk mengendalikan hormon androgen tadi, karena hanya pencukuran atau perontokan bulu saja tidak cukup.

Mitos Seputar Bulu Tubuh

Secara turun temurun dari dulu terdapat mitos yang mengkaitkan bulu tubuh dengan masalah kejantanan seorang pria, sehingga seringkali cowok yang berbulu lebat dianggap sebagai cowok yang macho atau jantan, sedangkan yang tidak berbulu dianggap kurang jantan. 

Seperti juga mitos lain seputar seksualitas, mitos bahwa pria macho adalah pria berbulu ini sering menyesatkan dan membuat cemas para laki-laki yang tangan dan kakinya semulus kaki meja. Mereka berusaha keras menumbuhkan bulu tubuh, dengan harapan bulunya tumbuh sehingga ia dipandang sebagai cowok macho. Hal ini juga ditangkap sebagai peluang oleh produsen obat penumbuh rambut, yang bekerja dengan cara dioleskan atau ditelan.

Lebih jauh dari sekedar takut dianggap kurang jantan, mitos tubuh tanpa bulu ternyata juga bisa sampai membuat pemiliknya meragukan kapasitas seksualnya. Seperti Terapi Otak yang dimuat di Curhat dua minggu lalu, ada cowok yang kebetulan tubuhnya bebas bulu mengkhawatirkan kemampuan reproduksinya kalau kelak ia menikah, sampai-sampai dia hampir mempercayai bahwa bulu dapat ditumbuhkan dengan cara melakukan onani sesering mungkin!

Mitos lain yang juga beredar adalah bahwa cewek yang bulu tubuhnya tumbuh subur berarti ia memiliki dorongan seks yang tinggi. Hal ini membuat cewek-cewek yang berbulu agak lebat sibuk mencukur dan menghilangkan bulu tubuhnya, dan malu memakai baju berlengan pendek karena takut bulunya kelihatan orang lain yang bisa jadi menganggapnya “cewek gampangan”.

Walaupun pertumbuhan bulu tubuh dipengaruhi oleh hormon androgen yang merupakan hormon khas laki-laki, sebetulnya tidak ada hubungan antara kejantanan seorang pria dengan lebat atau tipisnya bulu yang melekat di tubuhnya. Kalau kita percaya pada mitos begitu, sama artinya dengan kita percaya bahwa semua orang keturunan Cina, Jepang dan Korea (yang tubuhnya cenderung kurang berbulu dibandingkan dengan, misalnya orang India atau Arab) impoten, dong! Apalagi kalau sampai termakan DVD Sulap bahwa onani bisa menumbuhkan rambut, yang ada kamu cuma bakalan lemes kecapaian, sedangkan tubuhmu tetap aja mulus tanpa bulu.

Demikian pula dengan cewek yang berbulu, tidak serta merta berarti bahwa ia memiliki dorongan seksual yang tinggi. Karena sekali lagi, faktor genetis atau keturunan juga memegang peranan penting dalam pertumbuhan bulu dan rambut.
Makanya, selama bulu tubuh itu tidak mengganggu kesehatan kita, dan bukan karena masalah hirsutisme yang dibahas di depan tadi, biarin aja deh. Bulu tangan dan kaki serta “kumis” tipis nggak usah dicabutin (misalnya dengan teknik waxing), karena cara ini malah bisa membuatnya tumbuh lebih lebat lagi karena pencabutan bisa meningkatkan pasokan darah ke folikel rambut/bulu tubuh dan membuatnya tumbuh lebih cepat dan lebat.

Perawatan

Kebalikan dari mitos yang mengatakan bahwa makin berbulu seorang pria, maka makin jantan dia secara seksual, bulu yang terlalu lebat malah dapat menjadi masalah bagi pria itu sendiri. Bulu tubuh yang terlalu lebat, terutama bagi kita yang tinggal di daerah tropis, dapat menyebabkan tubuh kita kepanasan sehingga mengeluarkan keringat yang berlebihan. Keringat yang berlebihan membuat tubuh kita lembab, dan hal ini mengundang jamur dan bakteri untuk berkembang biak. Hasilnya adalah bau badan yang tidak sedap. Kalau sudah begini, bukannya cowok tadi dikejar-kejar banyak cewek karena dianggap jantan, ia malah dijauhi karena tidak ada yang tahan dengan bau badannya.

Walaupun kita dianjurkan untuk menerima diri kita sendiri apa adanya dan tidak kehilangan rasa percaya diri hanya karena masalah rambut, tidak berarti kita tidak boleh melakukan sesuatu dengan bulu tubuh yang semakin kurang berfungsi dan malah bisa merepotkan kita ini. Untuk menghindari bau badan tak sedap dari tubuh yang berbulu lebat, kita bisa merawatnya, yaitu dengan cara menghilangkan sebagian atau seluruh bulu yang dapat menyebabkan kita berkeringat secara berlebihan, seperti bulu dada, ketiak, dan kemaluan.

Buat cowok yang dada dan punggungnya berbulu, mereka perlu merapikan bulu tadi kalau sudah  terlalu panjang dan lebat, karena selain membuat kita makin mudah berkeringat dan menghasilkan bau badan, juga bisa merepotkan, misalnya  kalau sampai terjepit retsleting baju atau celana…wauw, sakitnya sama seperti kalau kita melepas plester dari tangan dan bulu tangan kita ikut terlepas.

Untuk cowok maupun cewek, mencukur bulu ketiak sangat dianjurkan karena akan membuat kulit ketiak akan bernapas dengan lebih leluasa dan kita jadi tidak perlu banyak deodoran. Selain itu yang perlu diperhatikan adalah bulu kemaluan. Mencukur atau menggunting sebagian bulu kemaluan juga dapat memudahkan kita menjaga kebersihan alat kelamin, mengurangi kelembaban berlebihan yang disukai jamur dan bakteri yang menciptakan bau tak sedap dan mengganggu kesehatan organ reproduksi kita.

Nah temen-temen, dengan makin sadarnya orang akan pentingnya perawatan kebersihan bagi kesehatan, mitos pria berbulu pria macho juga akan semakin bergeser. Sekarang yang penting, marilah kita menciptakan image yang baik tentang tubuh kita sendiri dan memfokuskan diri pada menjaga kesehatan daripada sekedar mempercayai dan mencemaskan mitos. Okay?

Guntoro Utamadi dan Paramita Muljono

{ DapatKan CD terapi gelombang otak untuk menurunkan berat badan, klik link di bawah ini......}
Sumber : www.gelombangotak.com/menurunkan_berat_badan.htm

Label: , , , ,

Jumat, 15 Juli 2011

KEPUTIHAN

Keputihan tuh kayaknya sesuatu yang sering kita dengar, terutama kalau kalian adalah cewek. Banyak sekali keluhan mengenai hal ini, dan biasanya disertai dengan kekhawatiran atau rasa panik. Lebih dari 70 % perempuan di Indonesia mengalami keputihan. Wah…tinggi juga ya angkanya? Makanya, sebaiknya kita, baik cowok maupun cewek tahu apa itu yang disebut dengan keputihan, terutama untuk bisa membedakan mana yang masih dianggap wajar, dan mana yang perlu dicurigai. Pada umumnya orang menganggap keputihan pada perempuan itu sebagai hal yang normal. Pendapat ini tentu saja nggak sepenuhnya benar, karena ada berbagai macam hal yang bisa menyebabkan keputihan. Keputihan yang normal (bening, enggak berbau dan biasanya muncul pada beberapa saat sebelum atau sesudah menstruasi) memang merupakan hal yang wajar. Tapi keputihan yang nggak normal bisa menjadi petunjuk  adanya penyakit yang harus diobati.  Bagaimana dong kita bisa membedakannya ? kita lihat deh penjelasan mengenai seluk beluk keputihan beserta cara menanggulanginya.
 Namun Pada waktu – waktu tertentu jumlah lendir dapat meningkat lebih banyak. Biasanya pada saat menjelang haid (menstruasi ), dalam keadaan terangsang, saat  mengalami ketegangan atau kelelahan. Namun, lendir yang jumlahnya meningkat tersebut, bisa menjadi awal dari lendir vagina yang nggak normal.
Apabila jumlah lendir meningkat lebih banyak dari keadaan di atas, disertai warna (putih seperti susu basi atau kuning kehijauan), bahkan sampai berbau (amis, busuk), tanpa rasa gatal atau disertai rasa gatal, dapat pula disertai rasa nyeri, maka keadaan inilah yang disebut nggak normal. Lendir vagina yang nggak normal, biasanya disebut sebagai keputihan. Keadaan ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, antara lain infeksi bakteri, jamur, parasit, kelainan lokal di vagina, mulut rahim atau bahkan rongga rahim.
Bila berbagai penyebab tersebut tidak diobati maka keputihan yang pada mulanya hanya terjadi di sekitar vagina bisa merembet hingga ke rongga rahim atau bahkan ke saluran telur. Kalau seperti ini yang terjadi, bukan nggak mungkin keputihan dapat menjadi penyebab kemandulan. Keputihan yang nggak diobati itu bisa juga berlanjut menjadi infeksi di daerah rongga rahim, saluran telur serta rongga panggul, bahkan berlanjut menjadi kanker ( Ih.. sereem..!) akibatnya memang bisa  lebih parah.
 Pada masyarakat kita, keputihan paling banyak disebabkan karena jamur dan bakteri. Salah satu penyebabnya adalah perawatan organ reproduksi yang kurang cermat, misalnya kebiasaan menggunakan celana dalam bukan dari bahan katun membuat keringat di sekitar kemaluan tidak terserap dengan baik, sehingga daerah tersebut menjadi terlalu lembab dan mudah diserang jamur. Sebab yang lain adalah pada saat kencing vagina tidak dibasuh dengan air yang bersih, sehingga bakteri bisa masuk. Disarankan apabila selesai buang air kecil vagina harus dikeringkan, bisa dengan tissue atau handuk yang bersih dan kering, apabila tidak ada air bersih cukup dilap (dikeringkan) dengan tissue sebelum mengenakan celana dalam. Hal ini untuk menghindari bakteri masuk, dan menjaga agar vagina tidak terlalu lembab.

Untuk memastikan penyebab dari keadaan keputihan tersebut perlu dilakukan pemeriksaan terhadap lendir yang diambil dari saluran vagina. Selanjutnya lendir yang telah diambil akan diperiksa di laboratorium secara mikroskopis. Berdasarkan pemeriksaan laboratorium secara mikroskopis, akan diketahui secara pasti penyebab dari keputihan tersebut, sehingga pilihan obat yang diberikan juga akan terarah sesuai dengan penyebabnya.
Sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium kita juga bisa menggunakan vaginal toilet atau vaginal douche. Vaginal toilet atau vaginal douche adalah pengurasan vagina dengan larutan anti jamur dan antiseptik, sehingga lendir dapat dibersihkan. Tindakan ini akan sangat membantu penyembuhan dan pencegahan kambuhnya penyakit. Hanya saja, tindakan ini tidak boleh dilakukan terlalu sering, karena bisa membunuh bakteri bakteri yang dibutuhkan di daerah vagina untuk menjaga keasaman daerah tersebut. Memang dalam vagina kita banyak terdapat mikroorganisma yang tidak semua merugikan kita, ada juga yang bermanfaat, yang harus dipertahankan keberadaannya.

Keputihan bisa juga menjadi tanda adanya penyakit menular seksual (PMS) pada perempuan. Bedanya dengan laki-laki, kalau terkena PMS pada cewek lebih sulit diketahui sejak dini, karena biasanya tidak terlihat atau bahkan seakan akan tidak bergejala. Sementara kalau terjadi pada laki laki, dalam waktu singkat (beberapa hari) dia akan bisa merasakan apabila terkena infeksi penyakit kelamin, biasanya ditandai dengan perasaan perih (burning sensation) pada saat buang air, atau adanya luka, bintil, gatal di sekitar kemaluan.

Hampir semua perempuan pernah mengalami keputihan, bahkan ada yang sampai merasa sangat terganggu. Namun rasa malu untuk diperiksa pada bagian bawah tubuh yang satu ini, seringkali mengalahkan keinginan untuk sembuh. Belum lagi  masyarakat kita yang tidak terbiasa memeriksa alat kelamin sendiri, sehingga kalau ada gangguan tertentu tidak segera bisa diketahui. Rasa malu untuk periksa ke dokter juga menyebabkan banyak perempuan mencoba untuk mengobati keputihannya sendiri, baik dengan obat yang dibeli di toko obat, maupun dengan ramuan tradisional. Apabila pengobatan yang dilakukan tidak sesuai dengan jenis penyebab keputihan tersebut, maka tentu saja pengobatan akan sia sia, bahkan bisa jadi justru menyebabkan kerugian yang lain. Mestinya, rasa malu tersebut dibuang jauh – jauh. Apalagi, jika mengingat betapa seriusnya akibat yang dapat ditimbulkan oleh keputihan yang berkepanjangan tanpa penanganan yang tuntas. Hal itu juga masih di tambah lagi dengan penghambat yang lain misalnya pelayanan laboratorium dan pembelian obat pada tempat – tempat yang saling terpisah membuat seseorang menjadi enggan mendapat pengobatan. So, mumpung belum terlambat buruan deh kita rawat organ kita yang satu ini. OK?

Guntoro Utamadi dan Liliek Sofitri

( Dapatkan CD terapi gelombang otak addiction treatment,klik link di bawah ini .....)
Sumber : www.gelombangotak.net/detail/addiction-treatment-menghilangkan-kecanduan-dan-kebiasaan-buruk.35

Label: , , ,

Rabu, 13 Juli 2011

Kalau Kita Menderita Endometriosis

Endometriosis, seperti yang sudah dibahas di Artikel lalu, ditandai dengan rasa sakit yang hebat pada saat menstruasi, yang terjadi karena tumbuhnya jaringan endometrium yang disebut endometrial implant di luar rahim. Penyakit yang dapat menimpa perempuan dari berbagai usia termasuk para remaja ini memang sangat berat bagi siapapun penderitanya. Namun bagi para remaja, hal ini bisa terasa lebih berat, karena remaja juga harus menyesuaikan diri dengan perubahan tubuh, emosi dan menghadapi tekanan sosial. Padahal, endometriosis bisa mempengaruhi aktivitas sosial kita. Kadang-kadang guru ataupun teman tidak mau mengerti mengapa kita sering bolos (beberapa bahkan mungkin akan menganggap kita manja), sedangkan kita terlalu malu untuk menjelaskan yang satu ini kepada mereka.

Walaupun tidak semua rasa sakit hebat pada saat menstruasi menandakan endometriosis, kita tetap harus mewaspadainya. Cara terbaik untuk menangani hal ini adalah dengan memeriksakan diri ke dokter begitu terdapat gejala-gejala yang mungkin menandakan adanya endometriosis. Untuk membantu kita menerangkan kepada dokter dan perawat tentang keluhan kita, kita perlu mencatat jenis rasa sakit (apakah tajam, menusuk, terasa kebal atau kram?), di mana letak rasa sakit, berapa lama dan berapa parah serta apakah kita sudah melakukan sesuatu untuk mengatasinya (misalnya, minum obat penghilang rasa sakit datang bulan yang dijual bebas? Apakah hal ini mengurangi rasa sakit?)

Hal pertama yang akan dilakukan oleh dokter adalah mendiagnosa keadaan kita. Satu-satunya cara untuk memastikan apakah kita menderita endometriosis atau tidak adalah dengan melakukan prosedur pembedahan ringan yang disebut laparoskopi. Setelah pasien dibius, dokter menyayat perut di bawah pusar dan memasukkan laparoskop, yaitu semacam video kamera berukuran sangat kecil sehingga organ di perut bagian bawah bisa tampak. Selama prosedur ini, rongga perut dipenuhi dengan gas karbondioksida sehingga organ tubuh tampak kontras dan terlihat jelas. Laparoskopi ini membuat dokter bisa melihat apakah ada endometrial implant, dan bila memang ada, di mana dan seberapa parah.

Walaupun gejala yang kita alami menunjukkan kita mungkin menderita endometriosis dan laparoskopi merupakan satu-satunya jalan untuk memastikan, mungkin saja dokter kita tidak langsung mengambil tindakan ini. Setelah melakukan pemeriksaan dalam, mungkin dokter akan meminta kita menjalani tes darah atau bisa juga scanning untuk mengetahui daerah panggul dengan jelas, misalnya dengan USG atau MRI. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya penyebab lain, seperti misalnya tumor. Mungkin pula dokter kita akan meminta kita menunggu dan mencatat gejala-gejala yang dialami. Selama itu, kita diberi obat pereda rasa sakit, dan diminta kembali apabila ternyata hal ini sama sekali tidak menolong. Dokter mungkin juga akan meresepkan kontrasepsi oral, karena pil kontrasepsi sudah terbukti mengurangi rasa sakit ketika haid, terutama yang berkaitan dengan endometriosis.

Ketika semua ini tidak membantu, dan dokter mencurigai adanya endometriosis, barulah ia melakukan laparoskopi. Apabila kita dipastikan menderita endometriosis, dokter juga akan memberi tahu stadium penyakit kita itu, yaitu dari stadium 1 yang paling ringan, sampai yang paling berat stadium 4 yang menunjukkan bahwa kondisi parah dengan implan di banyak tempat.

Endometriosis tidak dapat disembuhkan, namun gejalanya bisa dikontrol. Pada beberapa situasi, pembedahan untuk membuang jaringan ini bisa menolong. Selama laparoskopi, dokter dapat membuang jaringan yang tumbuh ini dengan menyinarkan laser ke arahnya. Namun, bila jaringan tidak dapat diakses melalui sayatan yang kecil pada prosedur laparoskopi tadi, perlu dilakukan pembedahan lagi dengan sayatan yang lebih besar.

Banyak perempuan yang terbebas dari rasa sakit setelah menjalani pembedahan. Namun pada beberapa orang lainnya, kasus ini kembali dialami lagi setelah beberapa saat, karena jaringan endometrial implant tersebut tumbuh lagi. Pil kontrasepsi seringkali juga diberikan setelah pembedahan, atau lebih sering dijadikan pengobatan utama untuk mengatasi endometriosis. Pil kontrasepsi ini bekerja dengan mencegah pelepasan hormon gonadotropin yang menyebabkan terjadinya ovulasi atau pelepasan sel telur, sehingga kita tidak mengalami ovulasi. Bila ovulasi tidak terjadi, maka baik lapisan dinding rahim maupun endometrial implant tidak perlu menebal, sehingga rasa sakit pun tidak muncul.

Pengobatan lain yang direkomendasikan untuk mengatasi endometriosis biasanya bekerja untuk menyiasati hormon dan jaringan endometrium tadi. Beberapa obat yang paling baru berbentuk semprotan maupun suntikan berfungsi untuk memblokade hormon gonadotropin. Beberapa hormon seperti hormon androgen juga bisa membantu, tapi biasanya dokter tidak akan memberikan ini kepada remaja karena masa pubertas atau perkembangannya belum selesai.  Hal yang seringkali direkomendasikan oleh dokter adalah perbaikan gaya hidup, seperti makan makanan yang bergizi seimbang dan sehat, olah raga dan instirahat cukup, serta beberapa teknik relaksasi, seperti yoga ataupun meditasi.

Kenyataan bahwa sampai sekarang endometriosis ini belum dapat disembuhkan, seringkali membuat penderitanya merasa tertekan. Bayangan bahwa penyakit ini akan menghantui seumur hidup bisa membuat penderita mengalami stress karena tidak tahu apakah keadaan akan membaik atau memburuk dengan berlalunya waktu. Selain itu, pada beberapa kasus, endometriosis bisa membuat perempuan kesulitan memiliki anak.

Namun, dengan makin banyaknya kasus, ada juga sisi baiknya. Dewasa ini makin banyak dokter yang waspada dan menaruh perhatian khusus terhadap keberadaan endometriosis. Karena itulah, begitu ada gejala, kita sebaiknya segera memeriksakan diri sebelum endometriosis ini menyebar dan mengurangi kemungkinan hamil dan melahirkan kelak. Banyak perempuan penderita endometriosis yang menjalani perawatan sehingga dapat mengontrol rasa sakitnya dan tetap aktif. Kuncinya adalah tidak mudah putus asa, dan bekerja sama dengan dokter yang mengerti dengan baik masalah endometriosis ini, serta bersimpati terhadap kebutuhan pribadi kita serta menaruh perhatian untuk merawat kondisi ini.

Selain itu, banyak membaca dan menggali informasi seputar endometriosis akan membantu kita memahami keadaan tubuh kita. Buku-buku dan internet bisa dijadikan sumber informasi yang sangat bermanfaat. Seperti biasa, kita tinggal perlu ketik “endometriosis” di search engine andalan kita, maka bermunculanlah segala informasi seputar itu yang bisa kita pilih. Banyak support group di internet yang selain menjadi sumber informasi juga bisa kita jadikan sarana untuk bertukar pengalaman dengan sesama penderita. Bahkan beberapa situs juga mengajarkan teknik relaksasi ketika kita sedang diserang rasa sakit.

Bagi yang memiliki teman atau keluarga yang menderita endometriosis, mudah-mudahan Artikel Curhat kali ini bisa membuat kalian lebih sensitif dan berempati kepada mereka, serta tahu bagaimana memberikan saran apa yang sebaiknya dilakukan.
Guntoro Utamadi dan Paramita Muljono

( Dapatkan CD terapi gelombang otak athletic performance,klik link di bawah ini.....)

Label: , , ,

HIV/AIDS : I Care, DO YOU?

Ini adalah sebuah slogan yang bakal sering kita dengar mulai pertengahan tahun ini. Karena "I care, do you?" adalah Worlds AIDS campaign 2001 atau kampanye AIDS sedunia tahun 2001. Harapannya adalah dengan slogan kampanye ini setiap orang bakal peduli terhadap permasalahan yang sudah "mendunia" namun masih aja belum bisa tertanggulangi.

Eh pernah ada temen remaja yang berkomentar gini, "Ngapain sih gue perlu tahu soal AIDS? gue khan belum pernah ngesex?" dan masih banyak lagi ungkapan-ungkapan senada yang dilontarkan oleh masyarakat seputar permasalahan HIV/AIDS seperti: "Saya khan orang baik baik, enggak mungkin dong saya kena AIDS, itu khan penyakit orang orang kotor, kaum homo, kaum waria, pelacur, ya khan?"

Opini seperti ini muncul karena masyarakat belum memahami benar informasi tentang AIDS yang merupakan kepanjangan dari Acquired Immune Deficiency Syndromes, artinya adalah kumpulan gejala karena menurunnya system kekebalan tubuh. Lalu apakah penyebabnya? Pasti semua udah tahu, Penyebabnya adalah HIV (Human Immuno deficiency Virus), dan sampai saat ini belum bisa ditemukan vaksin yang bisa mencegah seseorang supaya enggak kena HIV. Obat untuk membunuh virus ini juga belum ada. Jadi begitu tubuh kita kena HIV, virus ini akan terus berada di tubuh kita, dan melemahkan system kekebalan tubuh kita yang terdapat pada sel darah putih, sehingga kita mudah dihinggapi oleh bermacam macam penyakit, termasuk penyakit ‘sepele’ yang nantinya bisa berkembang menjadi sebuah penyakit yang serius dan parah hingga pada akhirnya akan berakibat kematian.

Lho. Katanya AIDS menular lewat hubungan seks? Memang sampai detik ini sebagian besar dari kasus HIV / AIDS ( di mana untuk kasus yang terinfeksi HIV adalah sejumlah kira – kira 1.266 kasus, sedangkan yang sudah positif mengidap AIDS sekitar 461 kasus ) yang ditemukan di Indonesia ditularkan melalui hubungan seks. Bisa kita bayangin betapa cepatnya kasus ini berkembang , belum lagi adanya fenomena gunung es di mana 1 angka yang diketahui / terdeteksi berarti kemmungkinan 100 angka yang yang belum ketahuan / terdeteksi. Satu hal yang perlu diingat, bahwa kita juga bisa tertular lewat perilaku – perilaku lain seperti : menerima transfusi darah atau transplantasi organ tubuh yang mengandung HIV, dan pemakaian bersama jarum suntik atau benda tajam lainnya yang tidak steril, dan ironisnya adalah bahwa kita melakukan itu tanpa kita sadari! Jadi sodara, siapa aja dapat terinfeksi HIV, enggak bener kalo virus ini cuman nyerang orang homoseks, waria sama pelacur aja. Pada awal kasus AIDS ditemukan di Amerika sono, memang kebanyakan yang kena orang homoseks. Tapi berdasarkan data Depkes RI akhir tahun 1998 tentang kasus HIV / AIDS di Indonesia yang diketahui 73,14 % ditularkan melalui hubungan seksual antara laki – laki dan perempuan. Jadi yang "straight" alias bukan gay sekarang malah lebih banyak kena. Nah lo!

Mitos atau anggapan yang salah tentang HIV?AIDS masih banyak beredar dan dipercaya oleh masyarakat luas termasuk "Katanya penyebab AIDS adalah virus berarti bisa menular seperti batuk dan flu donk …….?" AIDS memang disebabkan karena virus. Tapi cara kerja HIV agak beda dengan virus lain. HIV hanya akan pindah ke tubuh seseorang melalui beberapa cairan tubuh tertentu, misalnya darah, cairan vagina dan sperma. Karena nggak ada cairan – cairan tadi yang masuk ke pembuluh darah, jadi kegiatan seperti bersalaman, berpelukan, bahkan berciuman pun tidak akan menularkan virus mematikan itu. Begitu juga berenang, menggunakan handuk atau pakaian bergantian, serta HIV juga tidak menular dari gigitan nyamuk / serangga lain.

Begitu banyaknya mitos – mitos yang beredar di kalangan masyarakat terutama remaja, sehingga kegiatan kampanye tentang AIDS, seperti perempuan dan AIDS pada tahun 1999, Men make difference pada tahun 2000, dan tahun ini adalah I care, do you? Harus tetap dilegendakan untuk tahun – tahun ke depan dalam rangka pelurusan informasi tentang AIDS serta bagaimana melibatkan seluruh komponen yang ada di dalam masyarakat untuk ikut berperan serta secara aktif dalam upaya pencegahan HIV/AIDS.

Semua orang tanpa pandang bulu memang bisa terinfeksi HIV namun ada satu pihak yang sangat rentan terhdap virus ini yaitu cewek (perempuan). Mengapa AIDS dan perempuan menjadi sebuah perhatian khusus terutama dari lembaga – lembaga yang peduli terhadap pencegahan HIV / AIDS. Secara biologis / fisiologis, perempuan lebih rentan terhadap virus HIV, karena adanya selaput lendir dalam vagina memudahkan menularnya virus tersebut. Menurut statistik, perempuan mempunya peluang tertular 3 sampai 8 kali lebih tinggi dari pada laki – laki. Perempuan juga perlu mendapatkan perhatian khusus karena secara kultural mereka lebih sering menjadi "korban" akibat adanya budaya patriarkhi di masyarakat kita, maksudnya sebuah budaya yang mendudukkan laki – laki lebih tinggi dari pada perempuan. Akibatnya adalah perempuan enggan / atau malu untuk berbicara tentang seksualitas sekalipun dengan pasangannya, apalagi untuk meminta pasangannya melakukan hubungan seks yang aman. Oleh karena itu perempuan perlu memperoleh pengetahuan untuk berani mengkomunikasikan dengan pasangannya terutama untuk berperilaku seks yang aman, sehingga bias ikut mencegah bertambahnya kasus HIV/AIDS di dunis sekaligus menurunka resiko yang harus diterima oleh perempuan.

Semua orang bingung berpikir tentang bagaimana mencegah HIV/AIDS, kemudian bagaimanakah caranya ? Sebenarnya ada sebuh rumus yang sangat gampang untuk diingat yaitu RUMUS ABC , tapi ini bukan rumus matematika lho….ABC ini berkaitan dengan perilaku seksual kita yaitu A ( Abstinensi) yaitu tidak melakukan hubungan seks sama sekali, B ( Be faithful ), saling setia dengan pasangan, kita setia dengan doi, dan begitu juga pasangan kita, dan C ( Condom ) alias menggunakan kondom untuk melindungi diri atau pasangan kita dari HIV/AIDS.

I care, do you ? Merupakan sebuah ajakan untuk kta semua agar peduli terhadap permasalahan HIV/ AIDS untuk pencegahannya, dan juga peduli terhadap keberadaan ODHA (Orang dengan HIV/AIDS) di sekitar kehidupan kita, bahwa mereka juga manusia yang sama dengan kita, haus akan belaian kasih sayang dari orang lain guna meringankan beban penderitaan yang dialaminya. Nah sekarang kamu kamu udah pada tahu apa tema hari AIDS sedunia tahun ini nanti. Kalo kamu ngaku gaul, kamu musti tahu ini. Kamu juga musti bisa ngejelasin apa sih AIDS itu dan bagaimana mencegahnya. Tapi yang penting adalah informasi ini bisa kita pakai untuk diri kita sendiri biar lebih berhati hati dalam perilaku seksual kita.

Penulis : Nur Rokhmah Hidayati, S. Psi (Lentera Sahaja PKBI DIY )

{ Dapatkan CD terapi gelombang otak peningkat daya seks pria,klik link di bawah ini.....}
Sumber : www.gelombangotak.com/pria_perkasa_penis_besar.htm

Label: , , ,

HARI AIDS SEDUNIA 2001, "I CARE, DO YOU?"

 Kita Semua pernah denger AIDS khan? Kumpulan gejala penyakit yang disebabkan karena menurunnya/hilangnya sistem kekebalan tubuh kita. AIDS disebabkan karena HIV, yaitu virus yang memang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Di dunia AIDS sudah menyerang lebih dari 36 juta penduduk di dunia, laki-laki maupun perempuan, tua maupun muda, bahkan bayi, semua warna kulit/ras, dan berbagai orientasi seksual. Di Indonesia, HIV/AIDS sudah menyerang pada lebih dari 2.313 orang sampai September 2001. Pada bulan Juli sampai September 2001 aja dilaporkan ada 163 orang terinfeksi. Ingat ya, itu adalah angka yang dilaporkan. Padahal kalau kita bicara soal angka ini, yang tercatat pasti tidak mencerminkan situasi yang sebenarnya, angka yang tidak diketahui tentu saja jauh lebih besar lagi. Kalau selama ini kalian masih menganggap bahwa AIDS hanya menyerang para pekerja seks aja, orang kulit hitam aja, atau homoseks aja, maka jelas kamu ketinggalan jaman, karena dari datanya menunjukkan bahwa ternyata siapa aja bisa terkena AIDS! Nah, karena AIDS begitu menghawatirkan, maka kita perlu bersatu dan bekerjasama untuk meningkatkan kepedulian. Mungkin udah banyak yang tahu ya, kalau tanggal 1 Desember adalah hari AIDS sedunia. Jadi pada hari itu, seluruh dunia akan bersama-sama melakukan kegiatan baik berupa renungan, penggalangan dana, dan memperkuat komitmen.

Apa itu Hari AIDS sedunia?

Hari AIDS sedunia adalah hal yang sangat penting dalam kaitannya dengan sejarah pandemi AIDS. Sejak tahun 1988 tanggal 1 Desember ditetapkan sebagai hari untuk membawa dan menyebarkan pesan kasih sayang, harapan, solidaritas, saling pengertian dan pemahaman mengenai AIDS ke semua negara di dunia.

Respon dan solidaritas ini diawali dengan diselenggarakannya pertemuan para menteri kesehatan dan program pencegahan AIDS seluruh dunia pada sanuari 1988 untuk mengembangkan komunikasi, memperkuat jaringan untuk saling bertukar informasi dan pengalaman, serta mengembangkan sikap toleransi. Sejak itu Hari AIDS Sedunia menerima berbagai dukungan dari berbagai lembaga dunia, termasuk PBB, pemerintah, masyarakat, dan individu seluruh dunia. Nah, kemudian setiap tahun hari itu merupakan satu satunya hari internasional untuk berkoordinasi melawan AIDS.

Tema tema Hari AIDS Sedunia

  Tiap tahun tema tema khusus dipilih untuk Hari AIDS Sedunia, dan selama 13 tahun ini tema tema tersebut adalah

2001 I care. Do you? ,

2000 AIDS : Men make a difference

1999 Listen, Learn, Live: World AIDS Campaign with Children and Young People

1998 Force For Change: World AIDS Campaign With Young People

1997 Children Living in a World with AIDS

1996 One World, One Hope

1995 Shared Rights, Shared Responsibilities

1994 AIDS and the Family

1993 Time to Act

1992 Community Commitment

1991 Sharing the Challenge

1990 Women & AIDS

1989 Youth

1988 Communication


Apa itu Kampanye AIDS sedunia?

Kampanye AIDS sedunia yang pertama diadakan tahun 1997, untuk menekankan bahwa AIDS bukan hanya perlu diprihatinkan sehari dalam setahun aja. Makanya sekarang kampanye AIDS sedunia tiap tahun mulai jauh lebih awal, dan puncaknya adalah tanggal 1 Desember. Sedanglan dalam tahun 2001 ini sebenarnya telah ditetapkan oleh UNAIDS bahwa kampanye AIDS sedunia dimulai pada tanggal 1 September 2001, dan berlangsung selama tiga bulan, sampai 1 Desember 2001.

RED RIBBON

Red Ribbon, atau pita merah adalah simbol atau lambang kepedulian terhadap AIDS,

yang disepakati secara internasional. Dipakai oleh orang-orang seluruh dunia sepanjang tahun, khususnya sekitar hari AIDS sedunia untuk menunjukkan kepedulian dan perhatian kita terhadap AIDS dan HIV, serta buat mengingatkan yang lain betapa pentingnya dukungan serta komitmen mereka dalam upaya pencegahan AIDS di dunia.
Red Ribbon ini dulunya merupakan upaya awal terhadap peningkatan kepedulian, sekarang sih enggak ada bentuk red ribbon yang resmi dan baku, dan banyak orang bikin red ribbon sesuai dengan kreativitasnya sendiri. Ada yang bikin dari potongan kertas, pita, dibuat dari plastik, dari logam untuk pin, misalnya, dll. Pokoknya menggambarkan pita berwarna merah. Kalau kamu mau bikin sendiri, bisa dimulai dari pita merah sepanjang 15 cm, kemudian lipat di tengahnya sehingga membentuk huruf V terbalik, lalu pasang peniti supaya bisa dipasang di baju/ T-shirt kamu. Dengan memakai tanda Red Ribbon ini, maka kamu sudah menjadi bagian dari orang-orang di dunia yang peduli terhadap upaya penanggulangan AIDS di dunia.

Apa yang bisa kita lakukan pada Hari AIDS Sedunia ?

Selain pakai Red Ribbon untuk meningkatkan kepedulian kita, apa lagi yang bisa dilakukan menjelang hari AIDS sedunia? Yang jelas kamu bisa melakukan banyak hal untuk menarik minat banyak orang agar mau berdiskusi, cari informasi, dll mengenai apa itu AIDS, bagaimana cara penularannya, dan bagaimana menghindarinya.

Coba beri tanda pada kalendermu tanggal 1 Desember 2001. Hal ini penting lho, soalnya

Bayangin deh, pada tahun 2000 yang lalu aja, UNAIDS memperkirakan telah ada 5.300.000 orang terinfeksi baru pada tahun lalu, dan berarti udah sekitar 36.100.000 orang di dunia yang telah terinfeksi HIV.

Pendidikan adalah alat utama kita untuk meningkatkan kepedulian diantara remaja.

Penelitian medis terhadap penyakit ini sangat diperlukan terus berkembang untuk menemukan cara pengobatan dan menurunkan angka penularan. Sumbangan dana dari berbagai pihak sangat diperlukan.

Hal ini akan sangat bermanfaat bagi generasi mendatang.

Apa lagi yang bisa kita lakukan?

Di kampus, sekolah atau tempat kerja kamu

Pasang poster-poster tentang AIDS

Usahakan semakin banyak orang membahas AIDS

Jual Red Ribbon untuk menggalang dana

Bikin acara lomba debat/quiz

Adakan ceramah tentang AIDS

Sebarkan booklet atau brosur tentang AIDS

Pokoknya lakukan apa aja, yang penting kreatif ya!

PASANG DISPLAY

Kamu dan beberapa teman di sekolah atau organisasimu, bisa bikin display berupa "stand" kecil dilengkapi dengan spanduk kecil tentang AIDS, terus bagi bagi brosur gratis, liflet, atau sambil kasih informasi kalau ada yang tanya-tanya soal AIDS (makanya kalau belum banyak tahu baca-baca dulu ya). Kamu bisa bikin brosur sendiri, atau minta ke lembaga swadaya masyarakat (LSM) terdekat di daerahmu yang bergerak di bidang ini, misalnya PKBI atau instansi pemerintah misalnya Depkes, BKKBN, dll.

KUMPULIN DUIT

Banyak lembaga yang bergerak dibidang penanggulangan AIDS, yang mereka tentu saja membutuhkan dana untuk melakukan pelayanan dan aktivitasnya. Kalau kalian bisa mengumpulkan dana dari beberapa orang dan ingin berperan dalam upaya penanggulangan AIDS di kotamu, kalian bisa menyumbangankan dana itu kepada mereka, atau kalau tidak, uang itu bisa dipakai untuk bikin kegiatan sendiri yang berkaitan dengan kepedulian terhadap AIDS, atau bisa dengan cara lain yang sesuai dan bermanfaat.

Nah, temen temen sudah waktunya kita semakin peduli terhadap hal hal yang terjadi di sekeliling kita, termasuk pandemi AIDS ini, yang kalau kepedulian kita semakin berkurang, berarti ancaman AIDS akan semakin besar, dan penyesalan tentu saja akan terjadi belakangan. Untuk hari AIDS sedunia kali ini, mari kita tunjukkan kepedulian kita dengan melakukan hal-hal yang kita mampu, biar kecil yang penting dilakukan dengan sepenuh hati, niscaya akan memberikan manfaat yang berarti. Amin.

Guntoro Utamadi, PKBI Pusat.

{ Dapatkan CD terapi gelombang otak untukmenurunkan berat badan,klik link di bawah ini.....}
Sumber : www.gelombangotak.com/menurunkan_berat_badan.htm

Label: , , , ,

Endometriosis

Lilies (bukan nama sebenarnya) tadinya tidak merasa terlalu bermasalah dengan haidnya. Seperti juga yang dirasakan oleh teman-temannya, haid memang bukan masa yang menyenangkan karena selain harus ektra hati-hati menjaga jangan sampai tembus, haid juga kadang disertai dengan sakit perut atau kram ringan. Namun, hal ini belakangan berubah. Sudah beberapa bulan belakangan ini, setiap kali datang bulan, Lilies merasa sakit luar biasa sampai dia tidak bisa menjalankan aktivitas normal. Tidak jarang, dia bahkan harus bolos sekolah karena rasa sakitnya tidak tertahankan. Oleh ibunya, Lilies diajak ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan. Dokter tersebut mendiagnosa Lilies menderita dysmenorrhea, yaitu rasa sakit berlebihan ketika haid, dan memberinya obat pereda rasa sakit untuk diminum saat haid.
Namun, keadaan Lilies tidak membaik. Dia bahkan merasakan sakit tidak saja pada saat menstruasi, tapi juga ketika tidak mens. Bahkan suatu siang ketika Lilies terpaksa bolos sekolah karena sakit perut, dia sangat kesakitan sampai pingsan. Sekali lagi ibunya mengajak Lilies kembali ke dokter. Setelah menjalani berbagai pemeriksaan, kali ini dokter menyimpulkan bahwa Lilies menderita endometriosis.

Endometriosis seringkali tidak mendapatkan perhatian serius baik dari penderitanya maupun oleh dokter yang memeriksa, karena seringkali rasa sakit pada saat menstruasi dianggap sebagai hal yang sudah selayaknya dialami setiap bulan. Sebetulnya, rasa sakit luar biasa yang membuat kita tidak dapat beraktivitas bukanlah hal yang dapat diabaikan begitu saja. Beberapa penelitian di negara-negara maju mengungkapkan bahwa setengah dari remaja yang mengalami rasa sakit pada perut bagian bawah pada saat menstruasi menderita endometriosis.
Endometriosis berasal dari kata endometrium, yaitu jaringan yang melapisi dinding rahim. Endometriosis terjadi bila endometrium tumbuh di luar rahim. Lokasi tumbuhnya beragam di rongga perut, seperti di ovarium, tuba falopii, jaringan yang menunjang uterus, daerah di antara vagina dan rectum, juga di kandung kemih. Endometriosis bukanlah suatu infeksi menular seksual, sehingga tidak ada hubungannya dengan apakah seorang remaja pernah berhubungan seksual atau tidak.

Untuk memahami masalah endometriosis ini, kita perlu memahami siklus menstruasi. Dalam setiap siklus menstruasi lapisan dinding rahim menebal dengan tumbuhnya pembuluh darah dan jaringan, untuk mempersiapkan diri menerima sel telur yang akan dilepaskan oleh indung telur yang terhubungkan dengan rahim oleh saluran yang disebut tuba falopii atau saluran telur. Apabila telur yang sudah matang tersebut tidak dibuahi oleh sel sperma, maka lapisan dinding rahim tadi luruh pada akhir siklus. Lepasnya lapisan dinding rahim inilah yang disebut dengan peristiwa menstruasi. Keseluruhan proses ini diatur oleh hormon, dan biasanya memerlukan waktu 28 sampai 30 hari sampai kembali lagi ke awal proses.

Dalam kasus endometriosis, walaupun jaringan endometrium tumbuh di luar rahim dan menjadi “imigran gelap” di rongga perut seperti sudah disebutkan tadi, struktur jaringan dan pembuluh darahnya juga sama dengan endometrium yang berada di dalam rahim. Si imigran gelap (yang selanjutnya akan kita sebut endometrial implan) ini juga akan merespon perubahan hormon dalam siklus menstruasi. Menjelang masa menstruasi, jaringannya juga menebal seperti saudaranya yang berada di tanah air. Namun, bila endometrium dapat luruh dan melepaskan diri dari rahim dan keluar menjadi darah menstruasi, endometrial implan ini tidak punya jalan keluar. Sehingga, mereka membesar pada setiap siklus, dan gejala endometriosis (yaitu rasa sakit hebat di daerah perut) cenderung makin lama makin parah.
Intensitas rasa sakit yang disebabkan oleh endometriosis ini sangat tergantung pada letak dan banyaknya endometrial implan yang ada pada kita. Walaupun demikian, endometrial implan yang sangat kecil pun dapat menyebabkan kita kesakitan luar biasa apabila terletak di dekat syaraf.
Apa penyebab endometriosis?

Sampai saat ini para dokter belum mengetahui alasan yang pasti mengapa endometrium sampai dapat tumbuh di luar rahim. Sejauh ini hanya diketahui bahwa endometriosis banyak ditemui di kalangan perempuan yang keluarganya menderita endometriosis juga. Ada beberapa teori yang menjelaskan mengapa endometrial implan dapat sampai keluar rahim.
Salah satu teori mengatakan bahwa darah menstruasi masuk kembali ke tuba falopii dengan membawa jaringan dari lapisan dinding rahim, sehingga jaringan tersebut menetap dan tumbuh di luar rahim. Teori lain mengatakan bahwa sel-sel jaringan endometrium keluar dari rahim melalui pembuluh darah atau kelenjar getah bening, kemudian mulai tumbuh di lokasi baru. Namun ada pula teori yang mengatakan bahwa beberapa perempuan memang terlahir dengan sel-sel yang ”salah letak”, dan dapat tumbuh menjadi endometrial implan kelak. Berbagai penelitian masih terus dilakukan untuk memahami endometriosis ini dengan baik sehingga dapat menentukan cara yang tepat untuk mengobatinya.
Apa saja tanda-tanda dan gejala endometriosis?

Tanda paling umum adalah rasa sakit yang parah pada perut bagian bawah, bisa terasa sekali-kali maupun terus menerus, atau bisa juga terkait dengan masa menstruasi. Rasa sakit ini seringkali tidak tertahankan sehingga menyebabkan penderitanya tidak bisa melakukan kegiatan seperti biasa, sehingga dia harus bolos pelajaran olah raga, atau bahkan bolos sekolah atau kuliah dan kegiatan lainnya. Rasa sakit ini sering kali menjadi lebih parah selama berolah raga, selama berhubungan seks atau sesudah pemeriksaan panggul.  Gejala lainnya bisa berupa menstruasi yang sangat berat, sakit punggung bagian bawah, sulit buang air besar, diare, atau merasa sakit bahkan mengeluarkan darah ketika buang air kecil. Edometrium implan ini juga bahkan dapat menekan organ tubuh yang membawa kotoran keluar dari tubuh, seperti kandung kemih, usus dan rectum.

Walaupun demikian, bila kita mengalami gejala-gejala di atas, tidak serta merta berarti bahwa kita mengalami endometriosis. Gejala ini juga mungkin disebabkan oleh hal-hal lain, misalnya infeksi. Oleh karena itu, kita harus segera ke dokter dan menceritakan apa yang kita alami dengan lengkap dan jelas. Kalau sebelumnya kita belum pernah ke dokter ahli kebidanan dan kandungan (DSOG), inilah saat yang tepat untuk pergi.  Walaupun kram ringan beberapa hari sebelum dan selama menstruasi merupakan hal yang normal, rasa sakit hebat dan berkepanjangan harus diwaspadai, apalagi kalau sampai bikin kita nggak bisa melakukan kegiatan apapun. Apa saja yang harus kita persiapkan sebelum kita pergi ke dokter? Simak curhat minggu depan, yang akan mengupas lebih jauh tentang endometriosis dan apa yang sebaiknya kita lakukan kalau kita menderita endometriosis. Salam!

Guntoro Utamadi

{ Dapatkan CD terapi gelombang otak untuk menambah percaya diri ,klik link di bawah ini.......}
Sumber : www.gelombangotak.com/meningkatkan_percaya_diri.htm

Label: , , , ,

Betulkah Cemburu Tanda Cinta?

Perasaan cemburu sebetulnya merupakan alarm untuk mempertahankan hubungan kita dari gangguan pihak ketiga. Namun cemburu bisa jadi berbahaya bila kita tidak dapat mengendalikan perasaan, menjadi curiga berlebihan dan menunjukkan perilaku posesif ke pacar kita yang buntut-buntutnya malah bikin kita kehilangan pasangan. Makanya, kita perlu belajar bagaimana mewaspadai dan mengelola rasa cemburu supaya tidak menjadi bumerang bagi kelangsungan hubungan kita dengan orang yang kita cintai dan membuat kita menjadi korban.
Ketika kita mendapati bahwa pacar kita tiba-tiba tertarik pada orang lain, perasaan kita mungkin jadi campur aduk nggak karuan. Sedih, takut dan marah, atau bisa juga jadi nggak pede, sakit hati bahkan ingin mengamuk. Apabila rasa cemburu kita tidak dapat dikendalikan, mungkin tanpa alasan yang jelas kita akan melabrak dan menuduhnya telah berselingkuh. Selanjutnya kita akan terobsesi dan mulai mencari-cari alasan untuk terus melemparkan tuduhan kepadanya. Kita jadi bereaksi berlebihan terhadap hal yang seharusnya tidak menjadi masalah, bikin keributan di depan umum, dan ujung-ujungnya kita jadi melakukan tindak kekerasan.

Rasa cemburu yang berlebihan dan tidak terkendali ini jelas merupakan tanda dari rendahnya rasa pede kita. Mungkin kita merasa harus memiliki dan menguasai pacar kita karena kita cemas kita tidak bisa bikin orang lain suka pada diri kita. Padahal yang terjadi justru sebaliknya. Cemburu yang tidak masuk akal akan membuat kita kehilangan orang itu.
Memang sangat wajar bahwa suatu saat kita merasa cemburu terhadap orang yang kita cintai. Ketika kita merasa bahwa hubungan kita terancam, sangat manusiawi bila kita merasa harus bersikap protektif. Namun, terutama di kalangan para remaja yang baru saja merasakan berpacaran, kita sering tidak tahu bagaimana harus mengelola perasaan ini.
Sebagian dari kita menolak perasaan ini dan berusaha untuk tidak merasakannya, karena berpendapat bahwa cemburu merupakan perasaan negatif dan berhubungan erat dengan rasa marah, tidak percaya diri dan posesif. Padahal sebetulnya, mengakui rasa cemburu yang timbul itu justru dapat membantu kita mendekatkan diri dengan pasangan kita.
Pada saat kita merasa bahwa pacar kita punya perhatian khusus kepada orang lain, dan rasa cemburu mulai terbersit di hati kita, jangan panik. Kita bisa mengelola dan mengendalikan perasaan itu supaya tidak sampai membakar hati kita. Berikut ini adalah cara-cara mengontrol perasaan kita:
* Ingatlah bahwa rasa cemburu lebih berkaitan dengan hal-hal yang mungkin akan terjadi, dan bukan apa yang sedang terjadi
*  Sadarilah bahwa menuduh pacarmu berselingkuh tanpa alasan yang jelas akan merusak hubunganmu dengannya
*  Jangan terus-menerus memikirkan perasaan cemburumu tadi, karena itu hanya akan membuatnya semakin kuat.

Untuk itu, coba hilangkan dari pikiranmu hal-hal yang bisa membangkitkan kembali rasa cemburumu
Setelah perasaan yang berkecamuk tadi mereda, kita bisa mulai berpikir. Langkah berikutnya adalah bertanya pada diri sendiri, ada nggak sih alasan yang jelas mengapa kita harus cemburu? Apakah betul dia tertarik pada orang itu? Atau, apakah dia sudah pernah berbuat sesuatu yang bikin kamu ragu-ragu untuk mempercayainya? Misalnya, apakah dia pernah berbohong atau pernah punya sejarah berselingkuh sebelumnya?

Setelah kamu yakin bahwa kamu memang nggak mengada-ada dan bahwa kecurigaanmu memang beralasan, jangan langsung melabraknya ketika hati kita sedang panas. Tenangkan dirimu, kemudian bicarakan hal ini kepadanya dengan kepala dingin. Siapa tahu ternyata ada kesalahpahaman. Kita sudah cemburu setengah mati padahal tidak ada apa-apa, dan bahkan pacar kita nggak merasa bahwa kamu cemburu. Komunikasi akan membuat semua masalah menjadi jelas sehingga tidak membuatmu menjadi korban rasa cemburu yang dapat melukai perasaanmu atau orang lain.

Dengan membicarakan masalah ini secara tenang dan terbuka dengan pacar, kita malah mungkin bisa menyadari bahwa ternyata ada masalah dengan hubungan dan dengan demikian bisa mulai mengatasinya. Ingatlah selalu bahwa dalam suatu hubungan, baik pacaran maupun perkawinan nantinya, akan selalu ada masalah yang timbul. Kekuatan hubungan akan teruji sekaligus terasah dari bagaimana kita menyelesaikan masalah dengan pasangan kita. Dengan makin kuat dan eratnya pertalian kasih sayang, kita bisa membicarakan apapun dengan pacar kita, termasuk rasa takut bahwa suatu saat ada yang akan “menggusur” tempat kita. 

Namun sayangnya, memang ada orang yang memang tidak bisa dipercaya. Kalau hubungan sudah mencapai suatu titik di mana kita tidak bisa lagi mempercayai sang pacar, kita perlu memahami kembali nilai-nilai mengenai kepercayaan terhadap orang lain. Kalau kita sudah berusaha keras tapi memang dia berselingkuh, suka berbohong dan tidak bisa dipercaya, mungkin kita perlu segera memutuskan hubungan. Cari orang lain yang bisa menghargai kamu dan layak mendapatkan kepercayaanmu.

Selain itu, kita juga perlu mengevaluasi rasa percaya diri kita. Ingatlah bahwa rasa cemburu yang paling parah bermula dari rasa ketakutan bahwa kamu tidak cukup layak bagi orang yang kamu cintai setengah mati. Mungkin selama ini kita pacaran dengan jenis orang yang bikin kita nggak pede. Misalnya, pacar kita artis yang banyak banget penggemarnya. Untuk pacaran dengan selebriti memang perlu mental baja dan rasa percaya diri yang tinggi. Kalau kita bukan jenis orang yang seperti itu, apalagi kalau kita orangnya gampang merasa minder, wah, bisa cape sendiri karena makan hati.
Masa pacaran memang seharusnya dipergunakan untuk menjajagi diri kita dan mencari pasangan seperti apa yang cocok untuk kita. Lebih baik pacaran dengan orang yang kita anggap sejajar, daripada dengan seseorang yang kita puja bagaikan malaikat. Dengan begitu, kita akan merasa nyaman dan bisa tampil apa adanya, dan tidak terus menerus dibayangi ketakutan akan kehilangan dia.

Kalau kita yang dicemburui habis-habisan

Bagaimana bila ternyata kita yang jadi korban perasaan cemburu dari pacar kita? Sama seperti bila kita yang merasa cemburu, hal pertama yang harus kita lakukan adalah mengevaluasi diri sendiri. Apakah ada tindakan kita yang menyalahi komitmen pacaran kita? Apakah kita memang suka mancing-mancing bikin pacar cemburu? Walau ada pendapat yang bilang bahwa untuk mengetes rasa cinta, kadang-kadang pacar perlu dibikin cemburu, saya pribadi nggak menganjurkan hal itu. Menguji kekuatan hubungan lebih baik dilakukan dengan memecahkan masalah yang timbul di antara pasangan, bukan dengan bikin-bikin masalah yang sebetulnya tidak ada.
Kalau kita merasa bahwa kita biasa saja, sedangkan kecemburuan pacar kita yang terasa berlebihan, apalagi sampai bikin kamu terkekang dan tersiksa karena tidak bisa bergaul dengan orang lain selain dengan pacar, kita perlu meninjau kembali hubungan itu. Ingat apa yang sudah kita bicarakan minggu lalu, bahwa rasa cemburu yang berlebihan merupakan salah satu bentuk kekerasan emosional dan tidak mustahil akan dibarengi dengan kekerasan fisik dan kekerasan seksual.  Dalam hal ini, cemburu bukan tanda cinta, ini adalah bentuk kontrol agar kita mematuhi semua kemauannya.
Hubungan semacam ini sebaiknya segera diakhiri. Nggak ada gunanya meneruskan hubungan yang potensial menghancurkan diri dan masa depanmu. Kamu terlalu berharga untuk diperlakukan semena-mena seperti itu. Lebih baik cari orang lain yang mencintai dan menghargaimu, sehingga kamu merasa nyaman bersama dengannya.

(Guntoro Utamadi dan Paramita Muljono)


{ Dapatkan CD terapi gelombang otak untuk mengatasi gangguan tidur ,tidur jadi nyenyak,klik link di bawah ini........}
Sumber : www.gelombangotak.com/mengatasi_gangguan_tidur.htm

Label: , , , ,

AIDS : TAHUKAH KAMU?

 Ingat ya,  tanggal 1 Desember , adalah Hari AIDS Sedunia. Hari yang disepakati seluruh dunia untuk mengingatkan kita kembali agar bersama-sama menggalang kesadaran dan komitmen dalam upaya menanggulangi AIDS di muka bumi.
AIDS yang merupakan kepanjangan dari Acquired Immune Deficiency Syndromes, artinya adalah kumpulan gejala karena menurunnya system kekebalan tubuh. Lalu apakah penyebabnya? Pasti semua udah tahu, Penyebabnya adalah HIV (Human Immuno deficiency Virus), dan sampai saat ini belum bisa ditemukan vaksin yang bisa mencegah seseorang supaya enggak kena HIV. Obat untuk membunuh virus ini juga belum ada. Jadi begitu tubuh kita kena HIV, virus ini akan terus berada di tubuh kita, dan melemahkan sistem kekebalan tubuh kita yang terdapat pada sel darah putih, sehingga kita mudah dihinggapi oleh bermacam-macam penyakit, termasuk penyakit ?sepele? yang nantinya bisa berkembang menjadi sebuah penyakit yang serius dan parah hingga pada akhirnya akan berakibat kematian. 
AIDS bagi sebagian besar masyarakat masih merupakan misteri, selain belum ada vaksin pencegahnya, semua orang bisa terkena AIDS. Kalau kita terinfeksi maka gejala baru akan muncul 2 ? 10 tahun kemudian, tergantung dari tingkat dan kondisi kekebalan tubuh seseorang. Pada masa dimana gejala belum muncul, HIV bisa ditularkan kepada orang lain. Inilah susahnya, karena tidak seperti penyakit lain, kita tidak bisa tahu apakah orang tersebut terinfeksi atau tidak hanya dengan melihat gejala di tubuhnya. Karena tidak ada tanda apapun maka banyak yang tanda sadar terinfeksi dari orang yang dia pikir "bersih" dan sehat.
BAGAIMANA HIV/AIDS BISA MENULAR?
 Ada beberapa cairan dalam tubuh yang bisa menularkan HIV, walaupun sebenarnya virus ini terdapat dalam hampir semua cairan tubuh, akan tetapi tidak semua cairan memiliki kandungan atau konsentrasi virus yang cukup banyak untuk dapat menularkan. Cairan-cairan itu adalah darah, sperma, cairan vagina, cairan plasenta, cairan otak, cairan sumsum tulang. Nah, Apabila terjadi pertukaran atau masuknya cairan-cairan tadi yang telah mengandung HIV ke dalam tubuh kita, maka akan menyebabkan kita terinfeksi.
Cairan-cairan tersebut dapat masuk ke dalam tubuh kita misalnya melalui:
Hubungan seksual dengan pasangan yang mengidap HIV, baik     melalui vagina, anus, maupun mulut (seks oral).
 Bertukar/ bergantian jarum suntik, tindik, tatoo yang     telah tercemar HIV
Transfusi darah yang telah tercemar HIV
 Ibu hamil yang tertular HIV kepada janinnya.
 Perilaku sehari-hari tidak akan membuat kita tertular HIV. Bersalaman, berpelukan, cium pipi, batuk/bersin, bergantian alat makan, pakaian, menggunakan telepon bergantian, memakai WC umum, tinggal serumah dengan orang yang tertular, tidak akan menularkan HIV kepada kita.
 Sebagaimana umumnya virus yang merupakan parasit obligat (hanya dapat hidup dalam sel atau media hidup), sangat membutuhkan media hidup untuk berkembang biak. Di dalam tubuh manusia HIV akan hidup, dan akan bertahan lama walalupun pengidap sudah meninggal. Namun di luar tubuh HIV akan sangat mdah dimatikan antara lain dengan alkohol, pemutih baju, air panas 56%, kaporit dan bahan yang dapat membunuh kuman lainnya.
Di dalam tubuh, kita mempunyai sistem pertahanan terhadap penyakit, yang bisa disebut antibodi. Antibodi HIV diproduksi tubuh apabila ada virus ini yang masuk untuk dilawan. Sayangnya untuk kasus HIV butuh waktu beberapa lama (sekitar 3 bulan) bagi tubuh untuk memproduksi Antibodi HIV. Antibodi inilah yang akan dilihat dalam test darah kalau kita mau tahu apakah kita terinfeksi HIV atau tidak. Sebelum antibodi ini terbentuk, maka test darah tidak akan bisa memberitahukan kepada kita keadaan yang sebenarnya. Masa 3 bulan ini yang biasa disebut sebagai periode jendela (Window Period). Setelah periode jendela berakhir, kemudian dilanjutkan dengan masa tanpa gejala. Maksudnya, test darah sudah bisa menunjukkan bahwa kita HIV positif, akan tetapi selama 5 ? 7 tahun kita tidak akan menunjukkan gejala apapun yang menunjukkan seseorang mederita AIDS. Dengan kata lain dia tampak sehat. Setelah masa ini, kemudian berlanjut dengan masa AIDS, yaitu masa dimana sudah ada gejala gejala khas yang menyertai seseorang yang terkena AIDS .
Gejala-gejala infeksi HIV pada awalnya sulit dikenali karena seringkali mirip dengan dengan penyakit ringan sehari hari, seperti flu, sariawan, disertai dengan demam, rasa letih, sakit di persendian, pembengkakan kelenjar getah bening di bawah telinga, ketiak dan selangkangan. Gejala ini bisa sembuh sendiri, dan sampai 4-5 tahun mungkin tidak muncul gejala. Pada tahun ke 5 atau 6 tergantung masing-masing penderita, mulai timbul diare berulang, penurunan berat badan secara mendadak, sering sariawan di mulut dan pembengkakan di daerah kelenjar getah bening. Kemudian tahap lebih lanjut akan terjadi  penurunan berat badan secara cepat , diare terus-menerus  lebih dari 1 bulan disertai panas badan yang hilang timbul atau terus menerus.
BAGAIMANA KITA TAHU TERINFEKSI ATAU TIDAK?
Karena AIDS tidak bisa dengan mudah dikenali, satu-satunya cara paling efektif adalah melakukan test darah. Test ini bertujuan untuk mendeteksi adanya antibodi HIV yang berarti ada HIV di dalam tubuhnya. Biasanya dilakukan dengan cara Elisa Reaktif sebanyak 2 kali. Bila hasilnya positif diperlukan pemeriksaan lebih lanjut dengan Western Blot atau Immunofluorensensi untuk memastikan adanya HIV di dalam tubuh.
 Untuk menjalani test bukan hal yang mudah, karena ini juga menyangkut kesiapan mental kita terhadap apapun hasilnya. Oleh karena itu test ini tidak boleh merupakan paksaan, harus dilakukan dengan sukarela dan diawali dengan konseling sebelum test, serta konseling sekali lagi setelahnya.
  Ingat ya, bahwa test HIV yang menunjukkan hasil negatif saat ini, tidak berarti bahwa kita kebal dan aman terhadap HIV. Karena hasil test ini hanya bisa mengetahui kondisi kita tiga bulan yang lalu (pada saat kita diambil darah). Kalau setelah itu kita melakukan perilaku beresiko, ya sama aja?test yang kemarin tidak ada gunanya.
 BAGAIMANA KITA TAHU KITA PERLU TEST ATAU TIDAK?
 Sekali lagi, ya, test HIV itu sukarela. Kalau kita punya perilaku yang beresiko tinggi terhadap penularan HIV, maka kita perlu memikirkan untuk menjalani test darah. Perilaku beresiko tinggi misalnya suka berganti-ganti pasangan seksual, sering menggunakan jarum suntik bergantian, misalnya karena kecanduan narkotik. Perlu diwaspadai kalau mulai timbul gejala atau tanda tanda khas yang berhubungan dengan AIDS, atau kalau kita sering harus melakukan transfusi darah. Test HIV juga seharusnya bersifat rahasia, kita tidak perlu mencantumkan nama asli kita, kalau kita tidak mau, cukup dengan kode yang dipakai untuk mengenali sampel darah kita supaya tidak tertukar dengan orang lain. Nah temen-temen, kita udah diskusi tentang AIDS dan tahu betul bagaimana bahayanya. Udah banyak yang meninggal karena AIDS, jumlahnya setiap tahun bertambah. Informasi yang tepat dan akurat mengenai AIDS akan dapat melindungi kita dari bahaya penyakit ini. Dan karena kita tahu bahwa AIDS tidak menular melalui perilaku sehari hari, maka kita tidak akan pernah mengucilkan pengidap HIV, tapi justru membantu dan mendampingi mereka agar tetap hidup dengan semangat dan produktif.
 
Guntoro Utamadi

 { Dapatkan CD terapi gelombang otak untuk meditasi digital, klik link di bawah ini....}
Sumber : www.gelombangotak.com/meditasi_alpha_theta.htm

Label: , , ,

Selasa, 12 Juli 2011

PACARAN SEHAT? GIMANA TUH?

Remaja dan pacaran. Kayaknya dua hal ini semakin sulit dipisahkan. Kalau kita udah merasa cukup Gedhe, rasanya nggak gaul kalo kita nggak punya pacar. Malu dong sama temen temen, kesannya nggak laku banget! Bener nggak sih??
Ketakutan nggak punya pacar bisa bikin remaja pada nekat lho! “Pokoknya dapet pacar, siapa aja, asal mau sama gue..” hehehehe…gimana kalo pacarmu penjahat?  Atau lebih gawat lagi kalo lama nggak dapat dapat, maka rasa percaya diri makin lama makin ilang, kita jadi minder, menutup diri, dan sedih bekepanjangan. Terus ada juga mereka yang “beruntung” punya pacar cakep, saking bersyukurnya apa aja kemauan pacar dikabulkannya, gara gara takut “lepas”.  Jadi yang namanya pacaran tuh ternyata gampang gampang susah. Jaman sekarang orang pacaran banyak banget godaannya (apalagi pacaran, nggak punya pacar godaannya juga udah banyak!). Tiap hari ada aja cerita tentang orang pacaran terus “kecelakaan”, maksudnya hamil nggak sengaja, terpaksa nikah, aborsi, jadi korban pelecehan pacar sendiri, jadi stress karena back street, kena penyakit kelamin, dll. Duuuh…emang pacaran bisa sampai ngeri gitu akibatnya?

Jangan salah bung! Survey sudah banyak membuktikan! Kasus aborsi di Indonesia yang dilakukan oleh remaja dibawah 24 menunjukkan 35 % dari seluruh jumlah kasus, dan hal ini terus meningkat. Kasus perkosaan, pelecehan seksual oleh pacar sendiri juga udah banyak menghiasi surat kabar. Bunuh diri karena putus cinta juga udah kita denger sejak jaman nenek moyang. Nah kalo begini kejadiannya, kita memang bener bener harus menerapkan perilaku remaja bertanggung jawab.

Pacaran atau tidak itu adalah sebuah pilihan. Nggak ada lagi aturan yang mengatakan bahwa remaja tuh nggak gaul kalo nggak pacaran. Kalau nggak pengen pacaran, ya kita nggak usah pacaran.  Orang pacaran musti jelas motivasinya, dan harus positif. Kalo nggak, mending nggak usah aja. Jangan salah mengartikan gaul ya. Yang namanya gaul tuh justru mereka yang percaya diri, berprestasi,  tahu apa yang dia mau, dan tentu saja tahu bagaimana mengemukakan keberatan kalo dia memang nggak mau.

Nah kalo kita mau pacaran, pastikan deh gaya pacaran kita itu masuk kategori pacaran sehat. Yang namanya pacaran sehat bukan berarti tiap kali ngapel kita sambil push-up, main basket atau senam aerobic lho! Pacaran sehat itu berarti pacaran yang tidak “bikin penyakit”. Maksudnya pacaran yang bertanggung jawab, jelas tujuannya, dan tidak merugikan satu sama lain.

Lebih detail lagi, pacaran sehat bisa dijelaskan begini:
Sehat secara psikologis.
Pacaran biasanya tujuannya untuk saling mengenal satu sama lain. Buat remaja kayak kita kita, pacaran biasanya identik dengan hepi hepi. Bisa saling mengekspresikan rasa sayang, cinta, saling memberi dukungan, dan pokoknya ada temen yang asik punya untuk diajak kemana mana.  Pacaran menjadi tidak sehat kalau mulai main paksa paksaan, cemburu berlebihan, terlalu posesif, berantem terus, pokoknya bukannya hepi hepi yang didapat, tapi malah bikin stress, ketakutan, tertekan, selalu terpaksa, dll.
Belum kalau bermasalah dengan ortu. Misalnya ortu nggak setuju, entah karena ortu menganggap belum waktunya, nggak dipercaya bisa membawa diri, atau hanya sekedar ortu nggak suka sama pacar kita dan akhirnya kita backstreet. Jelas Backstreet bisa bikin kita sakit kapala, stress dan khawatir terus menerus, takut ketahuan.
Sehat Secara fisik

Biasanya yang paling ditakutkan ortu kalau kita pacaran adalah bahwa kita tidak bisa menjaga diri kita agar “tetap utuh”. Karena ortu tahu dan masih inget bagaimana yang namanya remaja itu sangat bergejolak, selalu pengen coba coba, dan mudah terpengaruh. Banyak remaja perempuan hamil karena pengen coba coba dan nggak bisa menolak bujukan pacar.  Remaja cowok juga banyak yang terpengaruh pandangan bahwa kalau belum bisa menggaet cewek berarti dia cowok memble. Akhirnya gara gara mereka berdua nggak punya “kekuatan” untuk menjadi diri sendiri, jadinya tergelincir, coba coba melakukan hubungan seksual dan akhirnya menyesal seumur hidup. Tadinya hubungan seks pertama yang mereka pikir bakal indah tidak terlupakan, ternyata memang bener bener tak terlupakan, saking nyeselnya…..
Kehamilan hanya salah satu resiko. Belum kalau kena PMS (Penyakit Menular seksual). Ingat ya, udah nggak jamannya lagi ngelihat kebersihan seseorang hanya dari penampilan luar. Tampaknya sih dari luar doi keren abis, kulitnya bersih, anak orang kaya, dll, padahal belum tentu dia nggak punya penyakit menular seksual.  Nah jadi pacaran yang sehat salah satunya adalah tidak menimbulkan kehamilan yang tidak diinginkan, penyakit, dan gangguan fisik lainnya (selaput dara robek, dll).
Sehat secara Sosial

Kadang kalo kita lihat orang pacaran di tempat umum bisa bikin kita jengah sendiri deh! Anak SMU pacaran di halte bus kota, sambil ciuman nggak peduli banyak orang ngelihat. Bukannya sirik ya, tapi perilaku kayak gitu nggak pantas deh! Orang orang yang lebih dewasa malah lebih seru lagi. Kadang saya pikir, jangan jangan mereka tuh emang sengaja pamer kali ya?

Jangan lupa bahwa kita hidup di masyarakat yang memiliki norma dan adat istiadat yang berlaku umum di lingkungan kita. Sebagai anggota sebuah masyarakat          ( kecuali kamu tinggal di pulau terpencil kayak Tom Hanks di film “out cast”) kamu harus menghargai norma yang berlaku disitu. Jangan mentang mentang kata orang “dunia hanya milik kita berdua” terus orang lain disekitarnya bener bener dicuekin. Pulang ngapel larut malem melebihi jam malam di kawasan kita, juga suka bikin sebel masyarakat, biasanya ortu bakal keberatan dan jangan jangan gara gara dianggap nggak sopan kita malah dilarang pacaran sama mereka. Kalau gaya pacaran kita udah bikin masalah di lingkungan, berarti pacaran kita udah nggak sehat.

Selain Norma masyarakat kita juga punya norma Agama. Agama juga memberikan batasan batasan bagi kita dalam menjalin hubungan dengan lawan jenis. Jadi temen temen, sehat secara social dalam pacaran juga musti dijamin. Yang namanya nama baik tuh sulit didapat atau dipertahankan. Jangan hanya gara gara kita lagi hepi kita jadi kehilangan nama baik dan nggak diterima di masyarakat kita sendiri.

Nah temen temen, untuk dianggap berpacaran dengan sehat dan bertanggung jawab, ketiga criteria itu musti dipenuhi, nggak boleh setengah setengah. Banyak memang pertimbangan yang harus kita ambil kalau kita mau pacaran. Saya tahu temen temen paham bahwa pacaran juga ada positifnya. Ada juga (mungkin banyak) manfaatnya yang bisa kita dapatkan. Makanya kalau mau pacaran musti jelas deh motivasinya, jangan sekedar ikut berpartisipasi gara gara semua temen di gank kita pada pacaran semua, atau gara gara takut dianggap nggak laku, nggak gaul, atau takut dianggap nggak jantan. Percaya deh…pendapat pendapat kayak gitu tuh menyesatkan. Yang paling oke adalah jadi diri sendiri, yakin dengan pilihan, dan bertanggung jawab dengan pilihan tersebut. Buat kalian yang udah pada pacaran, coba deh di kaji lagi gaya pacaran kalian, sudah sehat atau baru setengah sehat, atau jangan jangan nggak sehat sama sekali. Sebelum terlanjur, cepet gih ambil keputusan! Semoga sukses ya.

Guntoro Utamadi (PKBI)
Sumber : www.gelombangotak.com/kecerdasan_daya_ingat.htm

Label: , , ,