Waktunye cuci otak brada !!!
Pendidikan secara umum berarti “upaya yang bertujuan”. Oleh karena itu maka “tujuan” menjadi hal yang sangat penting dalam sebuah pendidikan. Lalu pertanyaan yang mesti diajukan adalah “apa tujuan pendidikan” yang seharusnya. Pertanyaan ini mengharuskan kita untuk mau tak mau menengok “filsafat manusia”. Dengan melihatnya maka kita akan tahu apa itu manusia dan apa tujuan yang seharusnya diinginkan untuknya.
Label: artikel, manusia, pendidikan, remaja, sebenarnya
Pendidikan adalah apapun upaya dan usaha yang bertujuan. Sehingga disini ada pengandaian-pengandaian yang tersembunyi yaitu tujuan. Apa tujuannya, bagaimana meraih tujuan itu, sarana dan prasarana apa yang dibutuhkan. Tetapi dari semuanya tujuanlah yang banyak "menentukan".
Label: artikel, bebas, globalisasi, pendidikan, remaja
Secara sederhana dan umum, suatu masyarakat dapat dibagi menjadi 3 golongan yaitu "kelas atas", "kelas menengah" dan "kelas bawah" (Jangan disamakan, walau mirip dengan pemikiran Cliford Geerzt --priyayi, santri dan abangan. Atau teorinya C.A. Van Paursen dengan masyarakat Mitologi, Ontologis dan Fungsionalis).
Label: artikel, bebas, beragama, masyarakat
(Seorang guru yang berperan sebagai mediator dan fasilitator bukanlah seseorang yang mahatahu dan murid bukanlah yang belum tahu dan karena itu harus diberitahu. Dalam proses belajar siswa aktif mencari tahu dengan membentuk pengetahuannya, sedangkan guru membantu agar pencarian itu berjalan baik. Dalam banyak hal guru dan siswa bersama-sama membangun pengetahuan. Dalam artian inilah hubungan guru dan siswa sebagai mitra yang bersama-sama membangun pengetahuan)
Label: artikel, fasilitator, gratis, guru, mediator
Kehadiran sosok spritual seperti Murtadha muthahhari yang lahir pada tanggal 12 Februari di Khurasan pada tahun 1919. Menjadi satu hal yang sangat istimewa pada abad dua puluh satu, yang akhirnya beliau wafat pada tanggal 2, mey, 1979. Beliau banyak menulis buku yang banyak di jadikan referensi oleh berbagai kalangan pemikir. Salah satu buku yang pernah beliau tulis adalah buku “EPISTEMOLOGI”, dan ada berbagai buku seri lainnya yang tidak kalah istimewanya seperti “FITRAH”, “LIGHT WITHIN ME (MENCAPAI GEMERLAP CAHAYA ILAHI)”, dan ada banyak buku-buku pemikiran islam lainnya.
Label: artikel, bebas, epistemologi, gratis
Tidak semua kehamilan dikehendaki, terutama kalau itu terjadi pada remaja yang masih sekolah (SMP, SMA). Disebutkan bahwa di Afrika dan Amerika Latin, 20-60% dari kehamilan pada remaja di bawah 20 tahun adalah tidak dikehendaki (Kompas, 4 Maret 2001) . Mengapa remaja lebih sering mengalami kehamilan tidak dikehendaki (KTD) ? Jawabannya akan sangat klise, “Karena enggak siap!”. Secara fisik, remaja sedang mengalami perkembangan tubuh sehingga belum sampai pada kondisi 'puncak' siap untuk melahirkan. Data menyebutkan bahwa risiko kematian pada perempuan yang hamil dan melahirkan pada usia dibawah 20 tahun , 2 sampai 5 kali lebih besar daripada mereka yang berusia 20-29 tahun. Sementara secara psikis, belum siap mental menjadi ortu, karena remaja sedang dalam proses 'sibuk dengan dirinya sendiri', lalu bagaimana harus memberi perhatian optimal pada anak ? Kalau secara ekonomi, kayaknya cukup jelas, remaja yang masih sekolah sebagaian besar belum mandiri, bahkan sering memperpanjang masa disokong ortu sampai lulus SMA atau kuliah.
Selama hampir dua dekade, tanggal 23 Juli selalu diperingati sebagai Hari Anak Nasional, yang (seharusnya) menunjukkan kepedulian yang tinggi pemerintah Indonesia terhadap generasi penerus khususnya anak-anak. Apalagi Indonesia telah merativikasi Konvensi Hak Anak (KHA) Internasional pada tanggal 5 Oktober1990. Namun kita masih merasa bahwa anak Indonesia belum sepenuhnya diakui sebagai individu yang utuh dan dihargai hak-haknya. Pelanggaran hak anak masih banyak ditemukan.
Label: artikel, gratis, prostitusi, remaja
Kayaknya kita semua udah pada tahu deh, Fase usia remaja tuh merupakan masa dimana manusia sedang mengalami perkem¬bangan yang begitu pesat, baik secara fisik, psikologis dan sosial. Perkembangan secara fisik ditandai dengan semakin matangnya organ-organ tubuh termasuk organ reproduksinya. Secara sosial perkembangan ini ditandai dengan semakin berkurangnya ketergantungan dengan orang tuanya, sehingga remaja biasanya akan semakin mengenal komunitas luar dengan jalan inter¬aksi sosial yang dilakukannya di sekolah, pergaulan dengan sebaya maupun masyarakat luas. Pada masa ini pula, ketertarikan dengan lawan jenis juga mulai muncul dan berkembang. Rasa ketertarikan pada remaja kemudian dimunculin dalam bentuk (misalnya) berpacaran di antara mereka. Berpacaran berarti upaya untuk mencari seorang teman dekat dan di dalamnya terdapat hubungan belajar mengkomunikasikan kepada pasangan, membangun kedekatan emosi, dan proses pendewasaan kepribadian. Kemudian berpacaran biasa¬nya dimulai dengan membuat janji, dating lalu bikin komitment tertentu dan apabila di antara remaja ada kecocokan maka akan dilanjutkan dengan berpacaran. Pacaran? Bosen ah! …..Eit! jangan salah. Pacaran sih emang sudah sering dibahas. Tapi diskusi kita kali ini lebih oke, karena kita bakal ngelihat data yang berupa angka perilaku remaja kita kalo pacaran. Asik khan? Makanya baca terus….